Monday, May 27, 2013

Lace and Lace Headband (Little Lolita Headband)

Loita Headband - Pinku
Beberapa waktu lalu, KuroHouseofCraft lagi suka banget koleksi beberapa lace karena melihat beberapa karya bertema Lolita, dan ini dia hasilnya, beberapa Lace Headband yang saya namai "Little Lolita Headband Series" seharga Rp.40ribu/pcs. Headband ini bisa dijadikan bando untuk bayi, menggunakan elastic velvet (renda elastis) atau Bando biasa untuk anak-anak hingga remaja/ dewasa. Buat yang mau memesan silahkan hubungi +6282110492041 untuk sms/whatsapp atau ke facebook KuroHouseofCraft ^.^ 


Loita Headband - Pinku

 Loita Headband - Sailor
Loita Headband - Orenji

Loita Headband - Bear


Tuesday, May 21, 2013

Tutu Headbands

KuroHouseofCraft Friends, berikut ini adalah beberapa kreasi headband yang terbuat dari kain Tile (tutu) Tutu Fabric Collections dengan gabungan aplikasi manik-manik mutiara, kancing bungkus, pita dan bulu-bulu. Semoga jadi inspirasi ya, kalau mau order juga boleh kog silahkan contact ke +62 82110492041 atau Facebook

Double Candy Button  Tutu Headband
Rainbow Candy Button Tutu Headband

Turquoise Blue Tutu Headband

Luxurious Dusty Pink Tutu Headband


Kain Tile/ Kain Tutu

Kali ini KuroHouseofCraft mau membahas soal kain tile, apa itu kain tile? ada yang menyebut kain tule (tulle), kain jala, atau kain tutu. Kain ini bertekstur seperti jala dengan jala yang halus dan berwarna warni. Kain Tile bermacam-macam variasi dan kualitasnya, tentunya untuk penggunaan yang berbeda-beda. Ada jenis yang lembut dan jatuh (kalau dibuat menjadi rok tidak terlalu mengembang), ada yang middle (tidak terlalu keras) - bisa dipakai untuk rok yang ingin terlihat mengembang, dan ada yang keras (benar2 mengembang, tapi bisa jadi agak kasar). Nah ini beberapa koleksi kain Tile/ kain tutu KuroHouseofCraft, saya sendiri lebih prefer mengkoleksi kain tutu jenis middle karena dapat lebih banyak dikreasikan misalnya untuk bando, rok, tas aksesoris, dan sebagainya
Tutu/ Tule Fabric ( Kain Tile )

Ada warna Orange, Kuning, Orange kesemak, cream, peach, Ivory, hijau stabilo, hijau muda, hijau tosca, hijau tua, purple, ungu tua, ungu muda, pink muda, pink barbie, Hotpink stabilo, Putih, hitam, merah, biru muda, biru tua, coklat muda dan coklat tua...banyak ya..hihihi saya memang hobby koleksi yang lucu-lucu, bagi yang mau beli boleh langsung ke facebook Shop Kuroshoppu ya.

Beberapa waktu lalu ada customer saya yang request beberapa headband dari kain tutu, silahkan check post ini Tutu Headbands



Kain ini kadang-kadang disebut kain tutu karena diambil dari kata "Ballet Tutu" (skirt/rok) yaitu kostum penari ballet yang digunakan saat menampilkan tarian yang indah itu, ketika memakai tutu si penari ballet akan terlihat anggun seperti angsa. Karena rok ini terlihat manis, saat ini banyak digunakan untuk rok-rok bayi dan anak perempuan. 

copy from http://allamericanbabyboutique.com
Suatu saat nanti, pengen deh bikin rok tutu buat baby, tapi karena keterbatasan waktu saat ini jadinya belum sempat. 


Friday, May 10, 2013

Disney Stitch Baby Hat & booties


After made many of Timmy & Hello kitty hat and booties, finally one of my customer request baby hat and booties from Disney character, Lilo & Stitch for her baby boy. Made Stitch Hat is not simple as i'd imagined because mostly Stitch looks naughty and its tooth looks "GGggrrrrrr". 

So I decided to make from baby Stitch, and I knitted it without tooth. The second step is to find suitable color of Stitch for this hat and booties, oh Thanks God I found it! and I'm so happy :) they're perfect for baby boy! cute & funny! :)  

Disney Stitch  Baby Hat & Booties
Packaging of Disney Stitch Baby Hat & Booties


Wednesday, May 1, 2013

Tutorial - Sew Lunch Bag (Kawai Bento Bag)

Sekitar dua minggu yang lalu saya membuat lunch bag untuk suami saya. Sudah beberapa bulan ini hampir setiap hari suami saya membawa bekal alias lunch box atau Bento (dikenal di jepang), yang pertama supaya makanannya sehat, yang kedua hemat, yang ketiga melatih kerajinan dan kreatifitas saya. Siapa pernah menonton dorama atau film-film jepang baik animasi maupun drama baik anak-anak maupun dewasa pasti pernah melihat bento ini, dengan tas yang cute dan isi bento yang menarik dan enak pasti yang diberi bekal akan bersemangat makan siang (yang buat juga semangat lho tiap pagi) ^ ^. Ayo bersemangat membuat bekal!

Berikut ini bukan tutorial membuat bento ya, tapi bento bag alias lunch bag.
Bahan:
1. Kain Katun (karena buat suami dan koleksi kain saya cute semua, warna abu-abu inilah yang termaskulin dari semua kain yang cute) X P
2. Kain Furing
3. Dakron Lembaran
4. Tali Kur
5. Peralatan jahit (mesin jahit,non stitch fabric glue, gunting kain, pensil, benang, meteran, jarum pentul, jarum jahit)

00. Siapkan Kain Katun dengan luas sebagai berikut (yang mau buat ukuran berbeda boleh hitung sendiri), setrika kain terlebih dahulu supaya memudahkan dalam mengukur/memotong/menjahit. Dan gambarlah pada menggunakan pensil jahit (bisa hilang waktu dicuci) sesuai garis merah dan biru untuk memudahkan waktu menjahit.




















01. Gunting kain furing kira-kira lebih besar 2-3 cm dari lebar/panjang kain katun (kain furing sifatnya lemas, pada saat dijahit dengan dakron permukaannya akan mengikuti luas dakron)
02. Ambil Dakron (saya menggunakan setengah ukuran kain katun lalu membaginya menjadi dua supaya hemat dakron dan tas tidak terlalu tebal), Lalu tumpuk sejajar kain furing, dakron dan kain katun (lihat gambar berikut)

03. Ratakan sampai rapi, karena dakron dan furing sifatnya licin, banyak yang mengalami kegagalan waktu menjahit misalnya jadi miring dsb, karena itu kunci dengan jarum pentul pada sisi-sisinya, saya juga menjelujur pada tiap garis pensil (usahakan jangan terlalu rapat)



04. Jahit pada tas menggunakan setting mesin jahit dengan kerapatan renggang, ikuti sesuai pola garis yang sudah digambar pada langkah 00.


05. Setelah pola dijahit, akan seperti ini. kain furing pun rapi dan tidak tertumpuk/miring.


06. Lipat kain menjadi dua, ratakan pinggir-pinggir sisa dakron dan kain furing dengan mengguntingnya. Jahit sisi kanan dan kiri (0.5 cm - 1 cm) bagian luarnya dahulu lalu balik dan jahit sisi dalam pada pinggirnya 1 cm.

Kemudian jahit juga bagian ujung bawah kanan dan kiri sesuai pola garis seperti berikut ini (supaya tas berbentuk kotak)


07. Siapkan kain katun untuk tempat tali kur 12 x 46 cm, dan tentu saja menggunakan lem sakti ini :)  Non Stitch Fabric Glue yang super memudahkan dalam menjahit. Beri sedikit lem sisi-sisinya, lipat, setrika lalu jahit. Kemudian lipat memanjang seperti foto berikut :)


08. kunci dengan jarum pentul, kain yang sudah dijahit dan dilipat pada langkah 07 dengan kain tas. lalu jahit sebanyak dua garis seperti pada gambar berikut ini. (pastikan rapat satu sama lain) dan tersedia rongga lubang (1,5-2 cm) untuk tali.


09. Masukan taki kur dari sisi kanan dan kiri seperti berikut ini dan ikat pada ujung masing-masing.


Sebagai tambahan, saya membordir aplikasi dari kain flanel, gambar kucing dan diberi tulisan "lunch time" lalu dijahit langsung pada permukaan tas :P


dan jadilah lunch bag lucu ini ^ ^v
Kuro's Lunch Bag
Happy Sewing ^ ^ v



Monday, April 29, 2013

Clay My Neighbor Totoro となりのトトロ Tonari no Totoro

Clay My Neighbor Totoro
Saya termasuk salah satu fans film animasi, mungkin bukan hanya fans karena kebanyakan film-film yang saya tonton memang animasi. Menurut saya film animasi itu melatih kita untuk kreatif dan mengembangkan imajinasi kita. Di samping itu, di dalam sebuah film animasi yang baik pasti terkandung pesan-pesan moral baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Salah satu film animasi terbaik yang diperkenalkan suami saya beberapa tahun yang lalu adalah film My Neighbor Totoro.(となりのトトロ Tonari no Totoro), yang ditulis oleh Hayao Miyazaki dan diproduksi oleh Studio Ghibli pada tahun 1988. Selengkapnya silahkan klik wikipedia wiki: My_Neighbor_Totoro. Clay ala KuroHouseofcCraft yang saya buat ini ukurannya cukup mini, tinggi si Totoro yang sedang tertawa dengan giginya yang besar dan putih itu adalah 8,5 cm, jadi tinggi Mei Chan yang sibuk dengan Chibi  "dwarf totoro" di atas kepalanya kurang lebih 3,5 cm. Dua karakter lainnya kakak Mei "Satsuki" saya buat seperti posisi duduk di ranting sama seperti foto, hanya saja saya buat roknya agak panjang dan rambutnya berwarna coklat dan Chu "medium" totoro harusnya sedang minum, tapi saya suka Chu totoro yang sedang memakai payung daun. 

Clay Amos saya akui cukup lembek tapi keunikannya non cracking, jadi Amos cocok untuk membuat rambut, baju, tangan, kaki, dsb. Sedangkan bentuk-bentuk padat yang berukuran cukup besar seperti badan totoro, saya menggunakan light paper clay. 

Ada beberapa hal yang saya petik dari film "My Neighbor Totoro", yang pertama adalah betapa akrabnya hubungan kakak adik (Satsuki dan Mei) dan mereka selalu tertawa riang, juga bersemangat. Satsuki adalah kakak yang bertanggung jawab kepada adiknya, melindungi adiknya yang suka lari ke sana kemari sekalipun ia juga masih kecil. Saat ini sulit menemukan kakak-adik yang akur, kebanyakan justru banyak pertengkaran dan saling iri. Yang Kedua adalah tentu budaya jepang yang bersikap hormat kepada siapa saja yang ditemui, saya suka budaya memberi hormat dan mengangguk ini, masing-masing menjalankan perannya, saling merendahkan diri dan menjadi layak untuk dihormati. Entah di Indonesia apakah budaya sejenis ini masih ada? Yang ketiga, di dalam fim ini Mei & Satsuki berlarian bermain di padang rumput yang luas, pergi ke sekolah maupun menjenguk ibunya di rumah sakit dengan berlari dan bersepeda. Mereka melalui sebuah sawah yang dikelola oleh seorang nenek tua dan memakan timun hasil kebun yang hanya dicuci dengan air sungai yang mengalir melalui sawah itu, menunjukan bahwa tempat bermain bagi anak-anak adalah alam yang segar dan bersih. Hasil sayur dan buah-buahan yang bebas pestisida dan polusi/limbah. 
Saya jadi ingat dulu saya pernah pergi menangkap belut dengan papa saya waktu saya kecil di sebuah parit sawah. Tapi saat ini apakah hal-hal yang alami dan menyenangkan itu masih ada? 

Walupun hal-hal itu hanya seperti imajinasi untuk saat ini, saya harap saya atau pembaca dapat menciptakan lingkungan yang baik dan menyenangkan bagi anak-anak kita. 
Save the earth for our kids future! at least save our home environment! ^ ^ inilah pesan & kesan yang muncul di dalam pikiran saya ketika membuat Clay "My Neighbor Totoro". Semoga pesan ini tersampaikan :) 

~KuroHouseofCraft~




Wednesday, April 24, 2013

Craft Glue (macam-macam lem untuk craft-ku)

Kali ini KuroHouseofCraft mau membahas mengenai macam-macam lem untuk craft. Kalau lem kertas udah tahu ya, jadi tidak perlu dibahas.

Lem yang pertama adalah lem UHU
yang sering saya pakai adalah tipe yang ini, sangat cocok untuk bahan-bahan yang berpori dan padat, seperti kertas, stik es krim, flannel. 
Karena kadang2 lem dalam kemasan pasta ini mudah kering dan kalau dipakai kadang melar-melar, Lem UHU juga hadir dalam kemasan botol, gunanya untuk menghemat pemakaian dan menjaga si lem tertutup rapat. Tetapi setelah saya mencobanya lem UHU dalam botol (twist and glue) ini sifatnya lebih encer daripada kemasan pasta. karena itu jenis lem UHU dalam botol ini tidak dianjurkan untuk flannel karena mudah terserap dan boros, juga kurang menempel. Twist & Glue UHU lebih cocok untuk aplikasi-aplikasi papercraft.

Lem yang kedua adalah lem fox, nah yang saya suka pakai lem fox di botol kuning ini, bisa untuk menempelkan bahan2 kertas, kayu, clay, bahkan clay tanah liat.
dan lem fox ini ada yang dalam kemasan besar, biasanya di toko bangunan disebut lem PVaC atau lem putih, lem ini bisa dipakai untuk bahan campuran pembuatan clay homemade. 

Glue Gun (Lem Tembak)
Lem yang ketiga adalah LEM favorit para crafter, yaitu lem tembak. Gunanya buanyak sekali, terutama untuk pembuatan bando, bunga-bungaan, bross, dsb. Lem tembak tempo dulu adalah alat yang tanpa on off jadinya lem yang dipakai akan berpotensi meleleh terus ketika kabel terpasang pada listrik. Nah, untuk tipe yang baru, lem tembak sudah mempunyai tombol on off jadi crafter tidak perlu cabut-pasang kabel. Kebetulan kurohouseofcraft jual alat ini, silahkan buka album di facebook Alat & Bahan Craft
Crafter juga perlu hati-hati ya, refill lem tembak ada juga yang kw, ciri-cirinya setelah dipakai warnanya putih bukan transparan, hasilnya tidak menempel lama setelah dingin. sedangkan yang asli, lemnya lebih transparan dan menempel erat pada bidang yang dilem.

No Stitch Fabric Glue
Lem yang ke-empat, adalah lem No Stitch Fabric Glue. Saya salah satu fans lem ini, terutama waktu jahit menjahit, contohnya membuat aplikasi bunga dari kain, menempel aplikasi pada patchwork. Buat yang tidak punya mesin obras, lem ini sangat membantu waktu menjahit pinggiran kain. Nah tentunya setelah di lem, tetap harus dijahit ya terutama kalau Crafter menjahit tas, baju, sprei, dsb, meskipun pada bagian belakang botolnya dikatakan kalau tidak dicuci selama 2 minggu, lem akan menjadi permanen (mungkin tidak perlu dijahit untuk aplikasi bross). Lihat contoh tutorial pada foto.Lem Fabric No Stitch glue


Lem berikutnya adalah Lem Astero, mirip dengan lem uhu, kegunaannya pun juga serbaguna seperti lem UHU. kelebihannya.. menurutku, kemasan botolnya yang lebih handy dan ujung botol seperti botol saus, ada tutupnya sehingga lem ini tidak cepat kering/ bocor seperti kemasan pasta gigi (selama kita menutupnya dengan rapat).

Lem Astero (Astero Glue)
dan khusus untuk jewelry stones/plastik ke bidang metal, silahkan klik di sini Gem Glue
ok, sekian dulu review lemnya, nanti kali kalau ada tambahan lagi mari kita lanjutkan pembahasan ini. semoga berguna buat para crafter.. Happy Crafting! ^^v