Wednesday, January 2, 2013

Lumpia Semarang ala KuroHouseofCraft

Liburan akhir tahun 2012 kemaren saya sempat mengunjungi kota Semarang,  cerita lengkapnya nanti ya di blog berikutnya :) Ngomongin Semarang.. selalu teringat akan lumpianya, tapi waktu di Semarang malah nggak ketemu lumpia yang enak karena waktu di sana cari lumpia udah kemalaman (mungkin juga sugesti karena lihat minyaknya yang berwarna sudah pekat dan digunakan untuk menggoreng). Nah kemaren saya ketemu rebung alias bambu muda di pasar dan langsung deh dapat ide bikin lumpia semarang versi homemade tanpa digoreng (bagi yang mau ngegoreng ya boleh)

Tips memilih dan mengolah rebung: 
Waktu beli di pasar dilihat dulu ya, biasanya rebung dengan warna kemerahan dan agak berserat itu rasanya akan pahit dan keras, kalau menemui rebung ini mending jangan dibeli karena ribet tapi kalau sudah terlanjur beli (misalnya si penjual bilang: "bagus nih, masih muda) nah terus sampe rumah diiris tipis-tipis dan dicicipi rasanya pahit "O..o!" yang perlu dilakukan adalah cuci bersih rebung itu, rendam dengan air beras/kelapa selama 30 menit, lalu rebus dan tambahkan  1 sdm garam & 1 sdm gula lalu buang airnya, ulangi 3 kali lalu bilas (ribet kan..)

tapi kali ini saya dapet rebung yang bagus, teksturnya tidak keras, warnanya cerah, dan tidak pahit, berikut ini fotonya:


Iris tipis-tipis, rebus satu kali, buang airnya, tiriskan


Resepnya terdiri dari Isi lumpia, Kulit lumpia dan Saus kental:

Bahan Isi:
1 Ons Rebung 
1 bagian dada ayam (kampung)
200 ml Kaldu ayam kampung (kalau ngga ada no problemo)
4 siung bawang putih, haluskan
4 siung bawang merah, iris tipis
1 sdt garam (sesuai selera)
2 sdt gula
1/2 sdt merica
1 sdm minyak wijen atau 2 sdm olive oil

Cara membuat isi:

Tumis bumbu yang dihaluskan bawang putih, bawang merah, garam, merica, gula, garam dan potongan daging ayam, beri kaldu ayam, masukan rebung yang sudah direbus, tumis, aduk-aduk hingga airnya habis tapi tidak usah terlalu kering.



Bahan Kulit Lumpia

6 sdm Tepung terigu
3 sdm Tepung Beras
2 sdm Tepung Sagu
1 sdm onion powder (kalau tidak ada 2 siung bawang putih haluskan)
1 sdt garam
1/2 sdt gula
1/2 sdt merica
air secukupnya (kira-kira 2 gelas)
Olive oil (atau minyak sayur)

cara membuat:
1. Aduk semua tepung dan bumbu hingga rata, tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata tidak ada gumpalan tepung dan encer.
2. Siapkan teflon anti lengket (saya pakai teflon yang bentuknya persegi), panaskan, tambahkan setengah sdt minyak, ratakan adonan seperti membuat telur dadar tapi lebih tipis.
3. Biarkan kulit lumpia matang baru dibalik, biarkan  2 -3 menit angkat. (jangan dibolak balik sebelum seluruh adonan matang, nanti kulitnya rusak)
ulangi

Cara mengisi lumpia:

Letakkan kulitnya pada piring datar, isi dengan 1 sendok isi lumpia, lalu gulung biasa seperti foto berikut 
(ps: saya membuat lumpia yang tidak perlu digoreng, jadi menggulungnya mudah tidak perlu dilipat)



untuk yang mau digoreng, lebih baik kulit lumpianya berbentuk bundar supaya bagian atas dan bawah bisa ditutup, untuk melengketkan gulungan gunakan putih telur sebagai lem.

Saus Lumpia - kental:
1 sdm Tepung Sagu
200-300 ml air
2 siung bawang putih haluskan
3 sdm kecap asin
1 sdm kecap manis
1/2 sdt garam
4 tetes cuka masak
(yang mau tauco, tambahkan 1-2 sdt tauco halus)

cara membuat:
aduk dulu semua bahan hingga tercampur rata, lalu panaskan dalam wajan anti lengket kira-kira 1-2 menit sambil diaduk dengan cepat (karena sagu cepat mengental), jika terlalu kental tambahkan sedikit air sambil diaduk (matikan kompor)

Nah, lumpia gak lengkap tanpa acar mentimun, daun bawang kecil dan cabe rawit hijau.. hm..ini baru maknyus :) resep ini bisa jadi lebih dari 15 pcs








No comments:

Post a Comment

Post a Comment