Monday, August 21, 2017

Polymer Clay Cernit adalah


Halo, 
kali ini KuroHouseofCraft mau membahas Polymer Clay Cernit.
Kita bahas dulu yuk, apa itu polymer clay? clay seharusnya adalah tanah liat, nah seiring dengan kemajuan jaman, clay pun dibuat secara sintetis. 
Polymer clay yang saya maksud di sini adalah Oven baked polymer clay yang bahan dasarnya adalah PVC atau polymer polyvinyl chloride (PVC). Oven baked artinya kalau mau clay ini menjadi keras, harus dioven dengan suhu dan waktu tertentu.
jadi harus punya oven? iya idealnya, nah sekarang sudah banyak kog oven listrik kecil dengan daya listrik kecil juga. contohnya punyaku Kirin yang 9L 600 watt, ada putaran temperatur dan timernya itu harganya cuma 300ribuan (dayanya hanya duakalinya seterika) dan tentunya ngovennya juga gak lama-lama biasanya kurang dari 30 menit. Biasanya kukumpulin dulu semua karya dan dioven bersama-sama. hemat lho. hihi

Banyak merk oven bake polymer clay yang beredar di seluruh dunia, sayangnya di Indonesia sendiri polymer clay belum diproduksi, jadi harus impor deh T T tapi gpp kog tenang aja, sudah ada online store juga dan ada juga beberapa distributor yang menjual polymer clay di Indonesia. 
Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya, ada Fimo dari Jerman, Premo, Sculpey (satu produk dengan Premo) dari USA, Mofa (dari China) dan sekarang masuk lagi satu merk namanya Cernit dari Belgia. Merk-merk lain masih banyak, contohnya Kato dan Pardo.

Polymer clay sendiri banyak digunakan untuk membuat miniatur, figure, perhiasan, dan sebagainya, salah satunya kupakai juga untuk replika makanan yang kubuat. Jadi KuroHouseofCraft pakai bahan clay tentunya yang berkualitas.

Dari semua polymer clay yang sudah kucoba, Cernit ini termasuk yang terbaik. Mestinya sih tadi ceritanya mau kubuat videonya tapi baterai kameraku habis dan susah banget ya bikin video tutorial itu (kita obrolin ini di lain kesempatan deh), kita bahas cernit dulu.

Cernit adalah salah satu merk polymer clay yang sudah terkenal dan banyak digunakan oleh seniman polymer clay di Eropa. Cernit berasal dari Belgia.Temperatur oven cernit adalah 130 C selama 30 menit.

Cernit memiliki beberapa keunggulan sebagai berikut:
1. Mudah diconditioning, conditioning adalah proses awal pembuatan polymer clay dengan cara menguleni polymer clay sampai mudah dibentuk.(kucobe hitung proses conditioningnya cuma kurang dari 40 detik, tentu tergantung dari suhu tangan kita, ada yang tangannya hangat, proses conditioning ini bisa lebih cepat). Berbeda dengan merk lainnya yang sulit sekali diconditioning, alias bertekstur keras. Jadi jempol dan jari kita lumayan aman deh kalau pakai cernit ini.

2. Tekstur cernit hampir menyerupai air dry clay, empuk, mudah dibentuk dan tidak mudah lumer. Karena teksturnya pas, menurutku cernit enak buat sculpting.

3. Warna-warna pigment cernit terutama warna dasarnya cukup pekat, sehingga warnanya bisa lebih pekat setelah dioven. 
Buat yang suka berhemat dan suka nyampur-nyampur warna sendiri sepertiku, misalnya kalau mau bikin pink, tinggal campur aja sedikit warna merah dan putih. hehe :)

4. Cernit hasilnya adalah porcelain like finish. Artinya hasilnya tampak seperti porselen dan cukup kuat dibandingkan polymer clay lainnya.
5. Warna translucent white cernit lebih jernih daripada polymer clay lain. Atau kita bisa mencampurkan sedikit cernit warna lain ke cernit translucent white untuk mendapatkan efek transparan pada karya kita.

6. Varian warna dan tipe polymer clay cernit sangat banyak, ada yang warna warni biasa & warna-warna pastel (number one), translucent, glamour yang ada pearl/ metal effectnya, dan neon, juga ada yang glow in the dark. Komplit kan :) 

Untuk karya-karyaku yang menggunakan cernit, sekalian aja lihat dan follow instagramku ya: https://www.instagram.com/kurohouseofcraft/

Nah buat yang mau cobain tapi berasa takut dan mahal untuk beli per blok warna, jangan kuatir. KuroHouseofCraft rela memotong-motong blok clay jadi kecil-kecil supaya bisa dicoba dulu tapi jumlah paket ini sangat terbatas, jujur deh motongin clay ini sempat membuat tanganku luka karena kebalik megang cutternya :D

Ohya di paket ini juga ada bonus-bonus lainnya.


langsung aja ke tokopedia paket warna dasar cernit selama persediaan masih ada ya. 

PAKET INI TERDIRI DARI 

CERNIT OPAQUE WHITE 027
CERNIT XMAS RED 463
CERNIT BLUE 200
CERNIT YELLOW 700
CERNIT BLACK 100
CERNIT BROWN 800
CERNIT OCRE 746
CERNIT FLESH 425
CERNIT TRANSLUCENT WHITE 005 

Setiap kemasan rata-rata 10 gram, kecuali warna opaque white lebih banyak.

Bagi yang mau order per blok polymer clay cernit 56 gram. silahkan email ke kuroshoppu@gmail.com, nanti saya akan mengirim pricelist dan catalognya. ok 



Thursday, August 3, 2017

Dummy Food Imperial Kitchen Yumzaa by kurohouseofcraft (1)

Dummy Food Wonton Noodles

Sudah lama banget nggak sempat posting di blog ini : D maaf ya, karena kesibukan akhir-akhir ini yang menumpuk tiada terkira. Kali ini saya mau posting foto-foto food replika / dummy food yang dipesan Imperial Kitchen Yumzaa. Ini posting tahap 1 ya, karena tahap 2nya belum sempat kupisah-pisahin fotonya dari file.

Menurutku, resto yang saat ini recomended banget dari segi harga dan rasa juga tampilan adalah Imperial Kitchen. 

Waktu memesan food replika seperti di foto ini, chef bawa berbagai bahan untuk sample dan mengukur ukuran per detailnya, dibutuhkan waktu sekitar 4-5 jam untuk ukur-ukur wortel, lebar sayur, mie, ayam, dsb. semuanya dengan detil diukur dan dicatat supaya nanti pas membuat jadi lancar dan tidak membingungkan.

Menu Pertama ini adalah replika makanan crispy chicken gravy, yang tersulit adalah membuat sayur seladanya karena harus tipis banget dan bertekstur. dan yang paling kusuka yaitu bikin kacang polongnya.. :D Ohya bahan-bahan kali ini kebanyakan memakai polymer clay dan kebetulan cernit sudah masuk, saya cocok banget dengan bahan ini. buat yang mau pesan polymer clay cernit untuk kreasi-kreasinya boleh contact saya di email ya.




Menu kedua adalah chicken popcorn, yang tersulit justru bukan bikin ayamnya, tapi daun peterseli yang harus dibuat kecil-kecil >< sepertinya minusku mulai nambah


Menu ketiga adalah dummy food lumpia kulit tahu, nah ini just info ya.. pakai varnish WPO Water proof On yang waktu itu kubuat reviewnya enak banget, karena bisa dicampur langsung dengan cat akrilik dan dibuat teksturnya. 


Menu keempat adalah dummy food dimsum siew may, kalau gak salah ini siew may fiesta. hmmm siapa yang laper.. langsung ke Imperial Kitchen ya. hihi soalnya yang ini cuma clay. dan diriku iseng-iseng membuat miniaturnya dari sisa bahan clay yang ada.



Menu selanjutnya adalah dummy food sup mie pedas dengan daging sapi. hm... 


Dan setelah semua menu dummy food disiapkan, tidak kelupaan dessertnya.. Yumzaa toast with ice cream. Jujur ini yang paling suka kubuat, entah kenapa suka banget bikin toastnya yang ada crumble roti dan ada gosong-gosongnya. 



Dari sekian banyak order dummy food yang kukerjakan, pesanan ini salah satu yang waktu ngerjain moodnya bagus banget, Itu karena, pertama foto dan sample yang diberikan sama, dan jelas keinginannya si customer, hampir tidak ada revisi-revisi di tengah prosesnya. Dan lagi mereka cukup mengerti bahwa dummy food ini hasil karya seni yang dibuat dengan handmade, jadi dalam pembuatannya cukup jarang minta buru-buru. Terimakasih Imperial Kitchen Yumzaa. semoga dengan adanya dummy food dari KuroHouseofCraft bisa makin laris manis. 

Bon appetite :)